Inilah Cara Membuat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi yang Mudah dan Benar

Kotoran hewan adalah sumber nutrisi yang baik untuk menambah kesuburan dan kegemburan lahan pertanian. Untuk membuat kotoran hewan bisa dipakai dengan maksimal, maka kotoran hewan tersebut perlu diolah menjadi pupuk kompos terlebih dulu.

Pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk kompos dapat dilakukan oleh peternak atau petani secara individu karena caranya yang sederhana, mudah dan bahannya bisa ditemukan di sekitar lingkungan peternak atau petani.

 

Manfaat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi

climatechangeandenergy.files.wordpress.com

climatechangeandenergy.files.wordpress.com

Pengolahan kotoran sapi yang memiliki kandungan N, P dan K tinggi sebagai pupuk kompos bisa memenuhi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan memperbaiki struktur tanah agar menjadi lebih baik.

Tanah yang baik atau sehat, kelarutan unsur-unsur anorganik akan meningkat. Ketersediaan asam amino, vitamin, zat gula dan zat-zat bioaktif hasil dari aktivitas mikroorganisme efektif pada tanah akan bertambah, menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi semakin maksimal.

Berikut Manfaat Pupuk Kompos dari kotoran Sapi yang Harus Anda Tahu:
1. Memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga menjadi ringan.
2. Memperkuat daya ikat tanah berpasir sehingga tanah tidak berderai.
3. Menambah daya ikat tanah kepada air dan unsur-unsur hara tanah.
4. Memperbaiki drainase dan tata udara dalam tanah.
5. Memiliki unsur hara yang lengkap (jumlahnya tergantung dari bahan pembuat pupuk kompos).
6. Membantu proses pelapukan bahan mineral.
7. Memberikan ketersediaan bahan makanan untuk mikroba.
8. Menurunkan aktivitas mikroorganisme merugikan.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi

gubug.desa.id

gubug.desa.id

Bahan Membuat Pupuk Kompos Dari Kotoran Sapi

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat pupuk kompos dari kotoran sapi yaitu:
-Kotoran sapi minimal 80 – 83% dan lebih bagus jika bercampur dengan urin
-Serbuk gergaji atau sekam atau jerami
-Abu dapur 10%
-Kapur pertanian 2%
-Bahan pemacu mikroorganisame (Stardec) 0,25%.

Stardec adalah salah satu merek dagang darai bahan pemacu mikroorganisme yang berfungsi stimulan untuk pertumbuhan mikroba.

Namun jika terpaksa Stardec tidak ada, maka bisa diganti dengan kompos yang telah jadi, karena di dalam kompos juga terdapat agregat bakteri atau cendawan pengurai bahan organik yang sedang dorman.

 

Langkah-langkah Membuat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi

pesonaagro.files.wordpress.com

pesonaagro.files.wordpress.com

Setelah semua bahan tersedia, saatnya lakukan langkah-langkah pengomposan. Cara membuat adalah seperti di bawah ini:

Campur semua bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pupuk kompos yaitu kotoran sapi, serbuk gergaji, abu dan kapur dengan merata. kemudian tumpuk di tempat yang terlindungi dari sinar matahari dan hujan secara langsung.

Lebih baik jika ditumpuk di tempat pembuatan pupuk kompos yang khusus. Biarkan selama 1 hari.

  1. Besoknya sisir tumpukan bahan kompos kemudian taburi menggunakan stardec, aduk sampai merata. kemudian tumpuk lagi dengan ketinggian minimal 80 cm.
  2. Biarkan tumpukan terbuka sampai 7 hari , namun harus tetap dijaga agar terhindar dari panas dan hujan. Pada hari ke 7, balik tumpukan agar memasok oksigen bisa masuk kedalam bahan dengan merata. Oksigen dibutuhkan untuk aktivitas mikroba. Pambalikan bahan dilakukan setiap 7 hari sekali.
  3. Aktivitas mikroba bisa ditandai dengan adanya peningkatan suhu. Biasanya peningkatan suhu terjadi menjelang hari ke 8 sampai hari ke 21. Pada hari ke 28 suhu akan menurun kembali. Kenaikan suhu yang terjadi bisa sampai 300oC. Suhu yang tinggi ini akan membuat pupuk kompos menjadi steril dari bibit gulma dan bakteri patogen.
  4. Campuran kotoran sapi itu sudah menjadi pupuk kompos jika suhu telah netral dan warnanya hitam kecoklatan.

 

Alasan Bahan Organik Kotoran Sapi Perlu Dikomposkan

Beberapa alasan mengapa bahan organik seperti kotoran sapi perlu dikomposkan sebelum dimanfaatkan untuk pupuk tanaman antara lain:

  1. Jika tanah mengandung cukup udara dan air, penguraian bahan organik berlangsung secara cepat sehingga bisa mengganggu pertumbuhan tanaman.
  2. Penguraian bahan segar hanya sedikit sekali memasok humus dan unsur hara ke dalam tanah.
  3. Struktur bahan organik segar sangat kasar dan daya ikatnya terhadap air kecil, sehingga jika langsung dibenamkan mengakibatkan tanah menjadi sangat remah.
  4. Kotoran sapi tidak selalu tersedia pada saat diperlukan, sehingga pembuatan pupuk kompos adalah cara penyimpanan bahan organik sebelum dipakai untuk pupuk.

 

Kandungan Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi

Pupuk kompos dari kotoran sapi yang telah selesai dibuat ini bisa digunakan sebagai pupuk organik untuk semua jenis tanaman. Menurut hasil penelitian laboratorium, pupuk kompos dari kotoran sapi ini mengandung sangat banyak unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, diantaranya:
-C/N ratio maksimum 20
-Total Nitrogen (N)> 1,81%
-P205 > 1,89%
-K2O> 1,96%
-CaO >2,96%
-MgO > 0,70%
-Kapasitas Tukar Kation > 75 me/100 g
-pH 6,5 – 7,5

 

Dengan kandungan seperti itu, pupuk kompos yang dihasilkan termasuk dalam kategori pupuk organik berkualitas tinggi. Sangat baik untuk dipakai bagi semua tanaman, tambak dan kolam ikan.

Artikel Menarik Lainnya

One Response

  1. bagong 23 Oktober 2016

Tinggalkan Balasan