Dapatkan Beasiswa Dikti dengan Prestasi

Di Indonesia, banyak tawaran beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah, instansi, atau lembaga tertentu. Baik itu untuk meneruskan sekolah atau kuliah dalam maupun luar negeri.

Salah satunya adalah beasiswa dikti, Beasiswa Dikti S1 dan Beasiswa S2 Dikti. Tidak sedikit yang mengajukan permohonan beasiswa ini, bahkan sebagian ada yang mendapatkan tawaran khusus.

Nah, bagi yang ingin lolos seleksi pengajuannya, ikuti beberapa tips di bawah ini.

Kebanyakan, yang dicari itu beasiswa S2 dengan tujuan luar negeri. Contohnya Negara Australia dengan Universitas Sidney atau Negara lainnya yang memiliki univeristas ternama. S2 ditempuh oleh sebagian orang yang ingin menjadi dosen setelah mendapat gelas masternya.

Alasan kenapa memilih luar negeri pun karena diharapkan pengalaman yang didapatkan jauh lebih luas dibanding saat kuliah di dalam negeri. Pilihan fakultas dan jurusan yang lebih banyak juga membuat kita bisa lebih spesifik dalam menentukan pilihan yang sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan.

Kesempatan yang diberikan oleh dikti, berupa beasiswa ke luar negeri tentu banyak dimanfaatkan peluangnya oleh mereka yang sedang mencari cara bisa kuliah gratis ke negeri orang tersebut.

Tidak heran jika jumlah pendaftarnya selalu membludak. Sehingga, peluang setiap orang untuk mendapatkannya jika tidak benar-benar mempersiapkan dirinya, sangat kecil. Oleh karena itu, dari segi persiapan harus sudah sempurna.

Surat Rekomendasi tentang Informasi Prestasi

Selain mempersiapkan dokumen persyaratan yang harus sudah lengkap saat akan melakukan pendaftaran, harus diketahui juga bahwa prestasi yang kita miliki akan sangat berpengaruh. Jika kita memiliki prestasi di kampus dan dosen pembimbing kita memberikan surat rekomendasinya, maka peluang diterima bisa lebih besar.

Oleh karena itu, saat menempuh pendidikan S1, kita harus belajar sungguh-sungguh agar berprestasi dan dosen pembimbing menjadikan kita salah satu mahasiswa berprestasinya yang layak mendapat kesempatan meneruskan jenjang pendidikan selanjutnya dengan beasiswa tersebut.

Jadikan juga motivasi tersebut tidak hanya berkutat dengan buku dan mengerjakan tugas dengan tepat waktu saja melainkan jadikan juga motivasi untuk selalu ingin berkembang lebih maju dengan mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba-lomba yang masih ada kaitannya dengan bidang yang ingin kita tekuni.

Sehingga, dalam melampirkan prestasi apa saja yang pernah diraih, bisa lebih banyak sebagai bagian dari pertimbangan berhak tidaknya kamu mendapatkan beasiswa tersebut.

Harus diketahui jika beasiswa dikti biasanya meliputi biaya kuliah, buku, asuransi, transportasi, registrasi, biaya hidup pertama, saat dating. Tidak ketinggalan biaya penyusunan tesisnya pun diberikan.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan